"Carilah kesalahan pada dirimu sendiri, dan bukannya kepada orang lain; jangan membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain; jangan pula memuji muji diri sendiri di depan orang lain. Janganlah suka menjelek jelekan sifat sifat orang lain sehingga pada hari kiamat nanti anjing anjing neraka akan menjelek jelekkan kamu sehingga hancur berkeping keping” (HR. Bukhari)

Sunday, May 20, 2012

Continue....Muhammad Fachry

Sebenernya sih belum mau bikin postingan tentang temen aku yang satu ini. Tapi karena ybs udah ga sabar pengen dijadiin materi postingan, yaa terpaksa deh.. :p hihihi...

Muhammad Fachry namanya, lahir di Palembang 16 Desember 1987,eh 1989 deng... (yang mana yang bener nih,bang?? ^_^)v
Kenal sejak masa orientasi kampus, karena memang kebetulan pembimbing akademik kita sama.
Kesan pertama?? Berkacamata, lesung pipi, keliatan pinter n dewasa... Tapi di awal-awal perkuliahan, ga begitu deket ama dia, karena memang dia yang ga begitu mudah deket ama kaum hawa (sejauh yang aku perhatiin saat itu).
Hmmm...aku juga lupa kapan pastinya aku (red:kami) mulai deket ama dia. Yang pasti, awal semester 2 kita udah "kemana-mana sama-sama" (^.^)//Ke pengajaran, ke lab, ke kantin, ke perpus, ke terminal bus kampus, dll... Kok bisa? Bisa dong, karena selain (seperti yang udah aku sebutin sebelumnya) PA kita sama, kita juga satu kelas, sering duduk di bangku barisan depan, sering share masalah perkuliahan (secara otaknya encer bawaan lahir), dan juga sering "kebetulan" satu kelompok praktikum. Selain itu, kedekatan kita juga sebagai akibat dari kedekatan dia ama temen dari SMA aku (next topic...).

Dan seperti itulah, aku berteman ama dia...
Satu-satunya anak laki-laki di keluarga dan ayah yang bekerja jauh, otomatis buat dia jadi cowo yang dewasa, bertanggung jawab, selalu nampak pengen ngelindungi dan ngebantu orang-orang disekitarnya, bahkan kadang terkesan "bodoh" karena terlalu sering ngorbanin kepentingannya demi kepentingan orang lain (yang kadang ga lebih penting dari kepentingannya.. *Nah loh, bingung ga?? wkwkwk...). Tapi karakter yang seperti ini buat dia jadi punya banyak temen, yang juga akan senantiasa ada disaat dia butuh. "They'll give you as far as you've given for them"
Itu pelajaran pertama yang aku peroleh dari seorang Fachry. (Proud of you,bang..!)
Pelajaran kedua, ketiga, dan seterusnya???
Banyaaaakk....
Gimana kita bersabar, gimana konsisten pada pilihan, gimana menjaga logika, dan lain-lain...
Kekurangannya?? Ada. Kadang dia suka ga nanggepin kita ngomong saat dia lagi terlalu fokus ama sesuatu!! Bete.. >.<)!! Selain itu, terkadang suka "ember" alias kurang bisa baca situasi dan kondisi dimana seharusnya ada beberapa hal yang dia simpen, tapi malah di share.. Alhasil, dia sering ngerasa bersalah sendiri.. wkwkwk...

Hmmm..apa lagi yaa?? 

@.@)!! Bingung mau nulis apa lagiiii.. mendadak jadi kangen,dan pengen ketemu.. T_____T wooOOOooooaaaa.....

Cuma mau bilang, maaf untuk semua waktunya, yang pernah aku minta untuk cuma sekedar nemenin aku yang lagi pengen jajan batagor, yang cuma pengen curhatannya didengerin, yang cuma pengen ditemenin kesana-sini, yang...yang lainnyaaa... 

Dan juga mau bilang makasih untuk waktunya, yang ga akan pernah aku dapetin selain dari seorang Muhammad Fachry... Nice to ever be one of your friend,bang... :)) (Bodo' amat kalo aku dibilang too sentiment :P )

Wednesday, May 16, 2012

Mendekatlah...

Saat kau harus memilih,
pilihlah yang paling dekat dengan hatimu...
Saat kau inginkan yang terbaik,
jagalah hatimu pada-Nya yang selalu menemani...

Lantas jalan apa yang harus ku ambil?
tak perlu bingung,
jangan pula bimbang,
ataupun ragu...
Buat hatimu selalu dekat dengan-Nya!

Saturday, May 12, 2012

Coretan galauuu... (@.@)////

Kenapa kita selalu ingin dimengerti?
karena kita ingin tau sejauh mana dia mencoba memahami...
Semua yang telah dilewati pasti mempunyai arti,
untuk dapat dijadikan pelajaran,
perbaikan diri...
Bukan akhir yang kita tunggu,
tapi bagaimana kita memperjuangkannya,
hingga akhirnya, ikhlas..
:)
Tapi pernahkah kalian merasa kecewa?
ada sensasi aneh yang terasa,
mengalir, tak dapat dikendalikan!
Ingin marah pada apapun yang menghalangi,
merasa itu tak adil...
merasa lebih pantas...
merasa ingin menjadi pemenang...
Lalu bagaimana kita menyebutnya???
Sayang??
tentu bukan...

Tak ada satu orangpun yang dapat mendefinisikannya..
tidak untuk semua untaian kata seindah apapun!
tidak untuk semua teori sederhana, atau bahkan teori serumit apapun!
tak ada...
yang bisa menggambarkannya hanyalah apa yang ada di HATI kita...
yang bisa menunjukkannya hanyalah apa yang berasal dari HATI kita...
dan yang bisa merasakannya hanyalah mereka yang selalu ada di HATI kita...
.... tak perlu untaian kata ataupun teori ....
karena jika itu BENAR, maka semua akan dapat merasakannya... ITU PASTI...


Wednesday, May 9, 2012

"akan"... dan "telah"...

Akan datang saatnya kau tetap tak dapat pahami,
meski telah mencari sampai lelah itu terasa...
Terikat, simpul yang tak dapat dilepaskan
Terbagi, minyak dan air yang tak bisa disatukan
Tersesat, teka-teki yang tak mampu dipecahkan
Lantas, 
apa yang mengikatku padamu?
yang seolah memaksaku untuk berbagi,
bersama tersesat dalam imajinasi belaka!

Telah tiba masanya aku masih tak bisa mengerti,
walau telah yakinkan diri hingga rasa itu kembali...
Pertemuan, mengikat dalam satu ikatan yang kokoh
Perceraian, membagi dua sisi mata uang yang tak sama
Pengkhianatan, menyesatkan hati dan nurani yang buta
Lalu,
mengapa kita bertemu saat itu?
yang seolah menekanku untuk bercerai,
bersama terperangkap dalam pengkhianatan!

Ini bukanlah imajinasi belaka,
yang kita yakini bukanlah sebuah pengkhianatan....
Hanya terikat dalam hangatnya berbagi,
Pertemuan yang tak inginkan perceraian....