"Carilah kesalahan pada dirimu sendiri, dan bukannya kepada orang lain; jangan membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain; jangan pula memuji muji diri sendiri di depan orang lain. Janganlah suka menjelek jelekan sifat sifat orang lain sehingga pada hari kiamat nanti anjing anjing neraka akan menjelek jelekkan kamu sehingga hancur berkeping keping” (HR. Bukhari)

Friday, January 24, 2014

Seorang Hamba yang Kecil

Tuhan..
Aku hanyalah hamba yang kecil,
tak miliki apapun untuk mendongakkan dagu
Begitu rapuh dan ringkih,
tak lebih berarti dari tiap tetes hujan di luar sana.
Tak sepantasnya hamba meminta,
sementara tak jarang hamba ingkar.
Rasanya tak cukup berani untuk bersujud,
memohon ampun atas segala khilaf.

Tuhan...
Jika masih pantas hamba bertekuk lutut
di hadapan semua nikmat yang Engkau beri,
untuk begitu banyak cinta dan airmata..
untuk kedua orang tua yang luar biasa,
untuk saudara2 yang menyayangi,
untuk teman2 baik yang setia,
untuk dia yang selalu mengerti,
untuk kehidupan yang Engkau beri.
Maka cukupkan kasih ini..
Jagalah hati hamba untuk selalu bersyukur
untuk selalu merasa Engkau lindungi
Jauhkan hati hamba dari kesombongan
yang membuat hamba lupa akan nikmat-Mu

Tuhan...
Jagalah mereka semua..
lindungi dari segala hal2 buruk
jauhkan dari orang2 yang ingkar kepada-Mu
dekatkan kepada orang2 yang selalu ingat kepada-Mu
Berilah mereka kesehatan...
nikmat sujud dan syukur
agar kami semua senantiasa merasa damai
Aamiin..

Untuk mereka yang selalu ada..

Dari seorang hamba yang kecil

Sunday, January 12, 2014

Ujung pena ku..

Tebet Timur Dalam 9E no 13, Jakarta Selatan

Januari, hujan terkesan ga bosen2 nemenin mereka2 yang mau istirahat aja di rumah, sambil nonton tv, baca buku, browsing, dengerin lagu, dll.. Dari kemarin sore ujan ga reda2, bikin males buat ngapa2in, apalagi buat yang berpergian ngandelin angkutan umum (red:aku). Ditambah lagi hidung yang meler2 dari kemarin, kepala pusing, badan mulai demam..  Oke, ga ada pilihan lain selain meringkuk di kasur kamar kosan..
Dan seperti biasa, yang selalu jadi pelampiasan kalo lagi mati gaya kaya gini yaaa kertas n pena a.k.a Blogger..
Udah lama ga nulis.. Hmm.. Pengen nulis apa yah?? XD  sedikit tulisan pendek aja deh..

Mungkin bukan kita yang akan menentukan kapan harus berhenti, atau terus..
Bukan kita yang menentukan harus bahagia kah.. Sedih, tertawa, atau menangis kah.. Bukan kita pula yang akan menentukan seperti apa akhirnya..
Karena kita bukan sutradara di cerita ini.

Aku tak pernah tau mengapa ada hujan disaat terik matahari dibutuhkan
atau terik matahari yang datang sesaat setelah subuh begitu menenangkan...

Berfikir...

Mengapa diciptakan pelangi yang begitu indah sesaat setelah hujan badai melanda?

Akan selalu ada senyum setelah isak tangis..
Di sini.. Di hidupku, ada begitu banyak cinta yang indah..
Maka tersenyum lah.. :))