Aku bukanlah seorang penulis, yang dapat meluapkan semua emosi dan fantasinya lewat sebuah tulisan. Juga bukan seorang pujangga yang menyiratkan pesan dan maksud dalam untaian kata.
Tapi aku ingin menulis, sekedar sebagai sarana pengingat saat aku ingin mengenang emosiku pada suatu ketika, atau juga sebagai sarana penyampaian pesan kepada dia yang "mungkin" membaca tulisan-tulisanku..
Dan pagi ini,entah untuk tujuan yang mana,dan aku tak peduli untuk tujuan yang mana,aku susun beberapa kata untuknya,yang selalu berada disampingku,meski kadang tak bisa ku rasakan..
Dia,yang telah memilihku.. Sebagai satu-satunya yang menemani harinya, menjadi tempatnya berbagi segala keluh dan suka, menjadi tempatnya bersandar disaat letih,dan menjadi satu-satunya yang ada untuknya..
Bersamanya adalah sebuah kurun waktu yang berwarna bagiku. Menyimpan semua suka dan duka yang mungkin tak mungkin dapat kutemui jika tidak dengannya.
Dalam tulisan ini, ku katakan semua rasa terima kasih yang dapat kusampaikan padanya. Untuk semua waktu, perhatian, dukungan, dan semua yang pernah ia berikan.
Sungguh, aku menyayanginya..
Namun k harap tak melebihi sayangku pada-Nya..
Aku hanyalah hamba yang penuh dengan khilaf.
Aku tak sempurna, bahkan selamanya tak akan mungkin.
Untuk dirinya yang menginginkan kesempurnaan itu, maka aku bukanlah orangnya, meski aku selalu berusaha memperbaiki diri, menjadi layak...
Tapi aku sudah tak ingin lagi meninggikan diri, hingga aku tak dapat lagi melihat ke bawah..
Aku akan disini, menunggunya..untuk merendahkan diri..
Jika memang ini baik, Allah akan mempertemukan lagi di moment yang lebih indah..paling indah..
Tapi jika memang ini bukan yang terbaik, maka yang terbaik yang bisa ku lakukan adalah mengikhlaskan semuanya..
Kurun waktu yang tak akan terlupa..
Dan selalu ku doakan yang terbaik untuknya, untukku, untuk kita..
Dan untuk satu kejujuran lagi yang tak mungkin ku simpan, bahkan mungkin kau juga merasakan..
Maaf..
Untuk kegagalanku menjaga hati..
Yang sering merisaukanku kemarin..
Namun saat ini, semua sudah lebih baik.. semua sudah lebih jelas.. semua sudah lebih ringan..
Aku tahu tak pantas meminta, tapi aku hanya dapat berdoa, untuk dipertemukan dengannya, yang akan menjadi pemimpinku kelak.. siapapun orangnya, aku yakin ia yang terbaik.. :)
No comments:
Post a Comment